TOP NEWS

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas mattis nisi felis, vel ullamcorper dolor. Integer iaculis nisi id nisl porta vestibulum.

Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Agustus 2012

Wisata Super Murah KarimunJawa


 Karimun Jawa, sebuah pengalaman luar biasa menurut saya pribadi ketika saya dan kawan-kawan bisa berpetualang ke pulau tersebut walaupun dengan dana yang pas-pas'an karena kami kawan-kawan sepakat bahwa liburan yang LAKI itu Backpacker, bukan liburan yang mewah wah wah seperti anak-anak orang kaya. hahaha..
Ekspedisi kali ini saya bersama kawan-kawan dari United Indonesia Jogjakarta, @RiccoBraight @BellyPratama14, @RooyNey10, @OkySyailendra dan @dafz2 dan di endorse oleh National geographic Indonesia. *Loh Ngarep* hahahaha..

Baiklah teman-teman kali ini saya ingin sedikit berbagi pengalaman Backpacker saya dan kawan-kawan selama di pulau karimun jawa.
Kalian mungkin berfikir kami menghabiskan banyak biaya untuk dapat pergi ke "Surga nya pulau jawa" ini, baik akomodasi maupun untuk biaya tour guide, sebagai catatan kami di sini tidak menggunakan tour guide apalagi paket liburan yang banyak di sediakan oleh para guide.

Perjalanan kami awali dari kota Jogjakarta (Jumat, 30 Desember 2011) dengan menggunakan travel seorang kenalan, tanpa basa-basi pun kami meluncur segera dengan Avanza plat KT ke semarang pada pukul 20.00, setelah sampai di semarang kami langsung heading menuju Jepara. (jogja - semarang 3 jam, semarang - jepara 3 jam) kurang lebih memakan waktu sekitar 6 jam perjalanan. dan kira-kira jam 2 malam kami sudah sampai di kota Jepara dan langsung menuju Dermaga Kartini Jepara untuk kemudian beristirahat sekaligus mengantri tiket kapal feri penyeberangan yang di buka pada pukul 6.30 pagi.

Sebagai catatan bagi teman-teman yang akan ke karimun, saya sarankan datang lebih awal ke Dermaga kartini di karenakan tiket penyeberangan di sediakan terbatas setiap harinya, tergantung dari kuota kapal yang bersangkutan, dan kebanyakan tiket sudah di borong oleh para tour guide untuk para customer mereka.
Setelah menunggu kira-kira 4 jam dari pukul 03.00 pagi akhirnya KMP Muria yang kami tumpangi berangkat juga menuju ke pulau karimun, lama perjalanan dari Dermaga Kartini ke Pulau Karimun adalah 6 jam, * you know what i mean*.. Sebuah perjuangan yang cukup melelahkan untuk dapat melihat dan mencicipi surganya pulau jawa ini, tapi semua itu terbayarkan nantinya, *Believe me*.


Setelah kurang lebih 6 jam kami menghabiskan waktu di atas Feri akhirnya kami sampai juga di pulau karimun, awalnya kebingungan karena kami tidak tahu harus kemana, dan lebih parah lagi kami tidak menggunakan jasa guide dan alhasil kami tanpa guide disana, namun kami tidak kehabisan akal, ceritanya pada saat hendak berangkat kami kehabisan tiket Feri, dan berhasil naik ke kapal tersebut dengan membeli tiket dari seorang calo (lebih mahal 4 ribu rupiah saja), sebut saja kuntet, nah melalui kuntet ini juga kami akhirnya mendapatkan pertolongan berupa rekomendasi di mana seharusnya kami menginap dan lain-lain.

kami memilih untuk menginap di homestay, kami mengambil ruang tamu yang tidak terpakai, karena kebetulan pula kami semua laki-laki, biayanya 20ribu /malam. dan untuk makan di sediakan oleh homestay yang bersangkutan dengan menambah biaya sebesar 10ribu/ 1x makan dengan porsi sepuasnya.

Setelah semua save, tempat menginap dan makan, tawaran datang lagi dari mas kuntet untuk mengikuti tour wisata laut ke pulau2 sekitar karimun, tidak seperti turis-turis yang lain kami tidak harus mengeluarkan kocek yang terlalu dalam untuk wisata laut ini karena kami tidak menggunakan paket wisata yang banyak di tawarkan.

Untuk wisata laut mas kuntet hanya mengenakan tarif sebesar 100ribu /orang untuk tour ke 4 pulau di bagian barat karimun, sudah termasuk sewa kapal, sewa alat snorkling, makan siang barbeque di pulau ke 3. murah bukan! sangat berbeda jauh dengan tarif anak-anak yang menggunakan jasa paketan daripada Backpacker. :D

Rincian Biaya
80.000 x 2 (travel pulang-pergi)
35.000 (tiket Feri berangkat)
20.000 (homestay 2 malam)
100.000 (wisata laut)
10.000 (makan 5 kali)
31.000 (tiket Feri pulang)
_______________________ +

Total = Rp. 416.000





 
 
 
 
 
 
 
 












Saya jamin kalian pada ngiler melihat foto-foto kami di atas :p karena bagi saya, pengalaman snorkling, pengalaman melihat dunia bawah laut itu benar-benar sebuah moment yang cukup luar biasa, tentunya patut untuk kalian coba juga.

Semoga sedikit dari cerita saya dan kawan-kawan ini dapat bermanfaat bagi kalian para kawan-kawan Backpacker yang berencana ke Kepulauan Karimun Jawa. Wassalam..











03.02 Diposting oleh Unknown 0

Karimunjawa Wisata Advanture


 
Keindahan panorama alam seperti terumbu karang, rumput laut, dan padang lamun dengan biota laut yang beraneka ragam, hutan mangrove, gunung dan sisa hutan tropis dataran rendah, semuanya dalam hamparan yang masih alami sehingga menjadikan kepulauan Karimunjawa sebagai Taman Nasional Laut. Kepulauan ini secara administratif merupakan kecamatan dari wilayah kabupaten Jepara, yang berlokasi sekitar 45 mil arah barat laut kota Jepara. Luas wilayah teritorial Karimunjawa adalah 107.225 ha, sebagian besar berupa lautan (100.105 ha), luas daratannya sendiri adalah 7.120 ha. Daerah ini beriklim tropis yang dipengaruhi oleh angin laut yang bertiup sepanjang hari dengan suhu rata-rata 26 s.d. 30 derajat Celcius, dengan suhu minimum 22 derajat Celcius dan suhu maksimum 34 derajat Celcius. Kekayaan flora dan fauna Karimunjawa membuatnya menjadi begitu mempesona. Daerah ini memiliki beberapa jenis ekosistem flora, yaitu ekosistem terumbu karang, hutan mangrove (padang lamun), hutan pantai, dan hutan dataran rendah. Di sisi lain, fauna pun bervariasi, seperti rusa dan kera ekor panjang maupun fauna akuatik yang terdiri atas 242 jenis ikan hias dan 133 genera akuatik. Selain itu, di lokasi ini terdapat pula jenis fauna langka yang berhabitat di pulau Burung dan pulau Geleang, seperti burung elang laut dada putih serta dua jenis penyu, yaitu penyu sisik dan penyu hijau.
 
Legenda nyamplungan
 
Nama Karimun menurut cerita rakyat setempat tidak terlepas dari sosok sunan Nyamplung, yangbernama asli Syech Amir Hasan, putera dari sunan Muria. Sedari kecil, ia hidup dimanja sehingga ketika beranjak dewasa, ia menjadi cenderung nakal. Sunan Muria sudah berusaha mendidik puterany tersebut agar menjadi lebih baik, tetapi selalu gagal. Akhirnya sunan Muria menitipkan puteranya kepada sunan Kudus, dengan harapan menjadi lebih baik. Di bawah bimbingan sunan Kudus, Amir Hasan memang menjadi pribadi yang lebih baik dan taat, sehingga ia dikembalikan kepada keluarganya. Tetapi setelah berkumpul kembali dengan keluarganya, perilaku Amir Hasan kembali seperti semula. Sunan Muria merasa prihatin, dan akhirnya memerintahkan puteranya tersebut untuk turun gunung Muria dan mengamalkan ilmu agama di pulau yang nampak "kremun-kremun" (tidak jelas) bila dilihat dari gunung Muria. Dan sunan Muria pun mengatakan bahwa Amir Hasan tidak boleh kembali ke pulau Jawa sebelum tugasnya selesai. Dengan berbekal 2 buah biji Nyamplung untuk ditanam di pulau tujuan, dan mustaka masjid (sampai saat ini masih berada di kompleks makam sunan Nyamplungan), serta ditemani oleh 2 orang abdi, akhirnya Amir Hasan pun memulai perjalannya. Setelah sampai dan menemukan tempat yang cocok untuk ditinggali, Amir Hasan kemudian menanam 2 buah biji Nyamplung yang dibawanya dari pulau Jawa. Tanaman yang tumbuh dari kedua biji Nyamplung inilah yang sekarang dikenal sebagai pohon Nyamplung, dan lokasinya diberi nama dukuh Nymplung.
 
Penduduk
 
Penduduk kepulauan Karimunjawa terdiri atas beberapa suku yang memiliki identitas tersendiri seperti bentuk rumah adat yang khas. Suku-suku yang mendiami kepulauan Karimunjawa adalah suku Jawa, Bugis Makasar, dan Madura. Masyarakat Jawa banyak tinggal di dukuh Karimun, dukuh Legon Lele, dukuh Nyamplungan, dan dukuh Mrican. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat Jawa adalah bertani dan membuat industri rumah tangga, seperti batu bata merah dan minyak kelapa. Masyarakat
Bugis Makasar sebagian besar bertempat tinggal di pulau Kemujan, dukuh Batu Lawang, dukuh LegonGede, dan dukuh Tlogo. Masyarakat Bugis terkenal sebagai pelaut yang ulung, oleh karena itu sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan. Selain itu, tenun sarung Bugis juga merupakan kekhasan yang lain dari masyarakat Bugis. Hampir sama dengan masyarakat Bugis, masyarakat Madura pun sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Selain itu, mereka pun memiliki kemampuan membuat ikan kering sebagai industri rumah tangga.

Dayatarik Wisawa
 
Dengan alamnya yang indah dan relatif masih murni, Karimunjawa menawarkan daya tarik wisata alam yang indah, yaitu wisata bahari dan wisata petualangan alam. Selain alam yang indah, penduduk Karimunjawa yang multietnis membuat kawasan ini pun menarik untuk disimak erbagai keunikan budaya dan tradisinya. Wisata bahari menawarkan berbagai kegiatan wisata dan olahraga yang berhubungan dengan alam kepulauan Karimunjawa. Beberapa aktifitas wisata dan olahraga yang dapat dilakukan di kawasan ini adalah sebagai berikut.
 
Menyelam
 
Kegiatan ini dapat dilakukan di sebelah utara dan barat pulau Karimunjawa, sebelah timur pulau Menjangan Besar, sekitar pulau Menjangan Kecil, sebelah selatan dan barat pulau Geleang, sebelah barat pulau Bengkoang, sebelah barat pulau parang, sebelah timur pulau Kembar, sekitar pulau Katang, sebelah utara dan timur pulau Krakal Kecil, dan sebelah barat pulau Kumbang.
 
Snorkling
 
Aktifitas ini dapat dilakukan di pulau Menjangan Besar dan Menjangan Kecil, sebelah barat pulau Bengkoang, sekitar pulau Kembar, sebelah utara dan timur pulau Krakal Kecil.
 
Memancing
 
Memancing dapat dilakukan di sekitar pulau Menjangan Besar dan Kecil, pulau Menyawakan, pulau Tengah, pulau Kemujan, pulau Parang, sekitar pulau Kembar, dan sebelah barat pulau Bengkoang.
 
Berenang
 
Lokasi yang dapat dipakai untuk melakukan aktifitas ini antara lain di sebelah timur dan selatan pulau Karimunjawa, bagian selatan dan barat pulau Menjangan Kecil, bagian barat pulau Tengah, sekitar pulau Parang, pulau Kembar, dan pulau Kumbang.
 
Berjemur
 
Hampir seluruh pantai di kepulauan Karimunjawa berpasir putih dengan garis pantai yang cukup panjang. Kondisi ini menyebabkan kawasan pantai menjadi kawasan yang cocok untuk melakukan kegiatan berjemur (mandi matahari), bermain pasir, dan menyaksikan keindahan pemandangan matahari terbenam atau terbit.
 
Menjelajah laut
 

Bagi yang tidak dapat berenang dan menyelam, tersedia kapal yang dilengkapi dengan kaca pada bagian bawahnya (glass bottom boat) untuk menyaksikan keindahan bawah laut Karimunjawa.
 















 Melihat akuarium air laut
 
Di pulau Menjangan Besar terdapat area yang memiliki fasilitas akuarium air laut. Di sini, kita dapat menikmati keindahan ikan hias dan kehidupan ikan hiu serta ikan-ikan lainnya dengan nuansa khas yang tidak dapat ditemui di tempat lain.
Selain alamnya, faktor penduduk dan tradisinya membuat kepulauan Karimunjawa memiliki daya tarik wisata budaya dan ziarah. Berbagai atraksi budaya terdapat di kawasan ini, seperti reog (kuda lumping), pencak silat, rebana, dan gamelan Jawa. Ada juga atraksi-atraksi yang dilakukan secara rutin oleh masyarakat setempat, misalnya pelepasan penyu, upacara pelepasan perahu, dan khoul sunan Nyamplungan (peringatan satu Suro). Legenda Nyamplungan membuat kawasan ini menarik untuk dikunjungi oleh para peziarah yang ingin mendatangi makam sunan Nyamplungan dan peninggalan-peninggalannya.
 
Cideramata
 
Berbagai macam barang kerajinan yang sebagian besar terbuat dari kayu-kayu langka, seperti kayu Setigi, kayu Dewadaru, dan kayu Kalimasada merupakan keunikan tersendiri dari kepualauan Karimunjawa. Hasil-hasil kerajinan yang lain berupa tongkat, keris, dan tasbih. Selain hasil kerajinan, di kepulauan ini juga terdapat barang-barang cinderamata lainnya berupa hasil industri rumah tangga, seperti kaus, topi, ikan teri, ikan asin, jenang, makanan olahan dari rumput laut, dan minyak kelapa.Barang-barang kerajinan ini dapat dengan mudah diperoleh di toko-toko penjual barang-barang cinderamata yang berada di pusat kota Karimunjawa. Untuk kerajinan kayu, ada beberapa lokasi sebagai pusat kerajinan kayu sebagai tempat pemesanan,
yaitu sebagai berikut :
-  Pusat Kerajinan Al Badri, desa Legon Cikmas
- Labiki, jalan Kapuran, pulau Karimunjawa.
 
Sarana Akomodasi
 
Di kawasan kepulauan Karimunjawa telah tersedia beragam jenis penginapan yang cukup memadai, mulai dari jenis pondok tinggal, wisma, pondok apung, sampai hotel. Tarifnya cukup bervariasi, mulai dari Rp 40.000,- sampai Rp 300.000,- (data sampai tahun 2006). Sarana akomodasi ini tersebar di pulau Karimunjawa, pulau Menjangan Besar, pulau Tengah, dan pulau Menyawakan. Berikut ini disajikan beberapa informasi akomodasi yang ada di kepulauan Karimunjawa.
 
Sarana Transportasi
 
Laut
Karimunjawa dapat dicapai dari Semarang lewat pelabuhan Tanjung Mas, dan dari Jepara lewat pelabuhan Kartini.
-          Dari Semarang (pelabuhan Tanjung Mas) KMC Kartini I, berangkat setiap hari Sabtu, pukul 9.00 WIB dan Senin, pukul 7.00 WIB.
-          Dari Jepara (pelabuhan Kartini) brgkt setiap hari Senin, pukul 10.00 WIB. Bila menggunakan KMP Muria, berangkat setiap hari Sabtu, pukul 9.00 WIB. dan Rabu, pukul 9.00 WIB.

Sedangkan arus balik dari Karimunjawa,
-          Setiap hari Minggu, pukul 14.00 WIB dan setiap hari Selasa, pukul 9.00 WIB.
-          Apabila menggunakan KMP Muria, berangkat setiap hari Senin dan Kamis, pukul 9.00 WIB.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi alamat berikut.
KMC Kartini I
Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi Propinsi Jawa Tengah
Jalan Pamularsih no.28 Semarang Telepon (+62-24)7602952 Fax (+62-24)7622536
KMP Muria
PT ASDP cabang Jepara Jalan Kolonel Sugiono no.290 Jepara Telepon (+62-291)591048
Sedangkan untuk tarif pelayaran (data tahun 2006) adalah sebagai berikut.
Semarang-Karimunjawa
Kelas Bisnis, Rp 108.000,-
Kelas Eksekutif, Rp 128.000,-
Jepara-Karimunjawa
Kelas Bisnis, Rp 63.000,-
Kelas Eksekutif, Rp 83.000,-
Selain pelayaran menuju kepulauan Karimunjawa, tersedia pula sarana transportasi antarpulaudikepulauan Karimunjawa. Sarana transportasi tersebut ditujukan sebagai sarana perjalanan wisata, yang berupa perahu motor sewaan. Tarif yang berlaku (data tahun 2006) berkisar antara Rp 250.00,- sampai dengan Rp 450.000,- tergantung jarak tempuh dan lama pemakaian.
Udara
Perjalanan udara menuju Karimunjawa dapat ditempuh dari bandara Ahmad Yani, Semarang,dengan pesawat sewa jenis CASSA 212 yang disediakan oleh Kura-kura Resort. Waktu tempuh kurang lebih tiga puluh menit dari bandara Ahmad Yani ke lapangan udara Dewadaru, Karimunjawa.
Sarana Telekomunikasi
  
Kepulauan Karimunjawa telah dilengkapi jaringan telekomunikasi yang didukung oleh PT Telkom. Dengan adanya fasilitas ini, berkomunikasi lewat telepon baik nasional maupun internasional dapat dilakukan. Untuk jaringan telepon seluler, saat ini telah tersedia jaringan dari Telkomsel, dan dalam waktu dekat akan masuk operator seluler lainnya..
 
 
Sarana Kesehatan   
 
Kawasan Karimunjawa juga telah dilengkapi oleh banyak pos-pos kesehatan yang didukung oleh tenaga medis yang memadai. Dengan adanya pos-pos kesehatan ini, diharapkan fasilitas pertolongan pertama terhadap korban musibah dapat cepat dilakukan.

Biro Perjalanan.
pipi.karimunjawa@yahoo.co.id
 0 8 5 7 4 0 6 8 3 1 2 9 atau  (+62- 2 9 1) 3 3 3 3 2 1 6
 
Pusat Informasi Pariwisata      
- Dinas Pariwisata Kabupaten Jepara
Jalan A.R. Hakim no.51, Jepara Telepon: (+62-291)591219
- Balai Pelayanan Informasi dan Pengelolaan Sarana Pariwisata
Dinas Pariwisata Propinsi Jawa Tengah
Jl. Pemuda No. 136 Semarang - 50138 Jawa Tengah- Indonesia
Telp. : +62-24-354 6001
Fax : +62-24- 3557119
Website: http://www.central-java-tourism.com
Email: tourism@central-java-tourism.com

Hubungi Kami    
- Dinas Pariwisata Kabupaten Jepara
Jalan A.R. Hakim no.51, Jepara Telepon: (+62-291)591219
- Balai Pelayanan Informasi dan Pengelolaan Sarana Pariwisata
Dinas Pariwisata Propinsi Jawa Tengah
Jalan Madukoro Blok BB, Semarang Telepon: (+62-24)7608570
Website: http://www.central-java-tourism.com Email: tourism@smg.bit.net.id
 
 
 
 
 
 
 


01.43 Diposting oleh Unknown 0

Sabtu, 25 Agustus 2012

Travel To Karimunjawa Now

Visit Karimunjawa islands now, and witness with your very own eyes the beauty of tropical islands life so highly prided by most Indonesian. The weather is warm, the sky is sunny, the water is crystal clear and the view is literary breathtaking.
Located relatively close to Java island, allows Karimunjawa to be an accessible and most importantly affordable holiday destination to marine lover visitor. The operation of fast boat from Semarang has cut the length of trip to the islands to half of the usual length of trip by ferry boat from Jepara. Now, visitor could reach the islands in 3.5 hours trip. No more are-we-there- yet syndrome caused by the six boring hours in the slow moving ferry boat.
Karimunjawa it self is an island-chains with 27 islands linking in the territory. Only five of them are populated and mostly by local traditional fisherman. In a way, this could show how close the islands to the term of ‘virginal tropical paradise’. The quiet and peaceful surrounding is the perfect hideout for those who wish to escape the hectic and frustrating high-speed city life. Take some time off, slow down a little bit and see how much that would do you good. 
 The status of Karimunjawa as one of the preserved national marine park in Indonesia gives evidence on how beautiful the underwater life is in the islands. No need to rent high cost diving gear or search for a specific location just to view forest of colorful coral reefs and all their inhabitants. They are scattered all over the place! The islands are reported to be the home of 242 different kind of fish as well as 133 genera of aquatic fauna. Just get your snorkel set ready at hand, plunge into in the water and enjoy….
Get tanned! Get sunburned even!.. Most of the islands are blessed with white sandy beaches that stretch along the shoreline. So what you need to do is pick a spot to your liking, laze out in the sun and voila!...Those celebrity golden chocolate skin will be yours by the end of your holiday.
 So what are you waiting for?.. Contact our customer service now, terror us with your zillion questions, even those of the most trivial ones, and let us arrange a fun trip that suit best to your preference….and your budget of course.
Here are some hints on what you can do while you stay in the islands:
1.           Swim with sharks: Really?.. Yes, really!.. Swimming with sharks is a must to do activity while you stay in the islands. Test your guts and have memorable pictures taken with the sharks circling around you in the conservatory shark pool.
2.           Fishing: Night fishing is a favorite activity to some visitors. Do it by your self or join a tournament that frequently held by local government and institution.
3.           A trip by glass bottom boat: Not really an Olympic qualified swimmer?.. Fear not people, there are plenty shallow water in the surrounding. But if you want to see the marine life in deeper water, joining a glass bottom trip is a must.
4.           Islands hopping: Club hopping?.. Mall hopping?.. Naah, that’s old news. Islands hopping is the ‘it’ activity for you to do in the islands. Remember, there are 27 of them, and all waiting for you eager beaver marine lover. (See how my words rhyme perfectly?..)
5.           Diving: If you are one of the people who are not satisfied by snorkeling slowly around the islands, diving is definitely an option. Rent a diving gear and get set to the various diving sites available in the islands. FYI, one of the most favorite is Indonoor shipwreck.
Psst….you hear that?..That’s the warm breeze of the islands calling out your name. Now, it’s your turn to let the inner adventurous side of yours to answer the calling. Clear your schedule, gather a group of friends or family, book a flight, pack your bag and get here!! But before any of that, make sure that you are equipped with enough information. Better be fussy than get lost. Call our customer service now or YM us. We’ll be most pleased to assist you.

Cheers,




07.37 Diposting oleh Unknown 0