TOP NEWS

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas mattis nisi felis, vel ullamcorper dolor. Integer iaculis nisi id nisl porta vestibulum.

Senin, 27 Agustus 2012

Wisata Bawah Laut

Karimunjawa mungkin tak sepopuler Bali, Lombok, atau Bunaken. Namun, keindahan alam laut kepulauan ini tak kalah luar biasa. Merupakan salah satu dari 9 Taman Laut Nasional di Indonesia, Karimunjawa terdiri atas 27 pulau. Lima pulau dihuni oleh penduduk, sementara sisanya adalah pulau-pulau perawan tak berpenghuni nan jelita. Terdapat 5 jenis ekosistem di kepulauan ini; terumbu karang, rumput laut, hutan bakau, hutan pantai, dan hutan hujan tropis dataran rendah dengan keanekaragaman hayati yang sangat tinggi.
Keindahan biota lautnya adalah salah satu alasan utama untuk mengunjungi Karimunjawa. Tak kurang dari 69 marga karang keras dan 353 spesies ikan karang hidup di perairan laut tropisnya. Snorkeling menjadi kegiatan favorit. Menikmati warna-warni terumbu karang, atau menyaksikan tarian ikan-ikan badut yang lucu dan menggemaskan akan menjadi pengalaman tak terlupakan.

Bila ingin lebih lama menghabiskan waktu bercengkerama dengan biota laut, diving menjadi pilihan yang tepat. Di dasar laut di sekitar Pulau Kemujan terbaring Kapal Panama Indono yang tenggelam pada tahun 1955 dan sekarang menjadi tempat hidup berbagai spesies ikan, serta merupakan salah satu lokasi favorit wreck diving. Penyu sisik dan penyu hijau yang langka pun kerap terlihat berenang di perairan Karimunjawa.


 


















0 komentar:

Pulau Genting

0 komentar:

Pulau Parang

0 komentar:

Pulau Katang

0 komentar:

Pulau Nyamuk

0 komentar:

Pulau Kerakal Besar

0 komentar:

Pulau Kerakal Kecil

 

0 komentar:

Pulau Menyawakan

0 komentar:

Pulau Burung



Pulau yang berukuran kecil ini dinamakan Pulau Burung di karenakan setiap harinya terdapat banyak burung di pulau ini. Untuk menuju ke Pulau Burung, di perlukan waktu 1/2 jam dari pulau karimunjawa ke arah barat. Lokasi yang sangat dekat dengan Pulau Galeang menjadikan wisatawan menyempatkan ke pulau ini setelah dari Pulau Galeang.

0 komentar:

Pulau Bengkoang

0 komentar:

Pulau Sintot

0 komentar:

Pulau Cemara Kecil

 
 

0 komentar:

Pulau Galeang




Pulau galeang berada di sisi barat pulau karimunjawa. Pulau ini sangat indah dengan pasir putih yang luas dan terdapat 1 rumah yang dihuni oleh penunggu pulau tersebut. Pulau galeang berdekatan dengan pulau burung jadi apabila ke pulau galeang sebaiknya mampir juga di pulau burung untuk snorkeling atau berenang.

0 komentar:

Pulau Cendekian

0 komentar:

Pulau Kecil





Pulau kecil terletak di sebelah Pulau Tengah dan pulau ini juga dimiliki oleh PT. Raja Besi. Di sini terdapat banyak bangunan mirip pendopo dan cottage yang bisa di gunakan untuk tempat istirahat. Luas Pulau Kecil hanya setengahnya pulau tengah yaitu sekitar 2 hektar jadi kita bisa mengililingi pulau sambil mencari karang-karang yang sudah mati di pinggiran pantai. Pantai di pulau ini berpasir putih dan sedikit ke tengah merupakan karang berpasir. Untuk spot snorkling terdapat di depan pulau di bawah dermaga. Hanya bermodalkan roti/makanan ringan dengan melemparkannya ke daerah dekat dermaga pulau ini kita bisa menikmati keindahan ikan-ikan kecil yang sedang memperebutkan makanan, ikan nemopun juga dapat anda temukan diantara kerumunan ikan-ikan kecil tersebut. Keadaan daratan pulau kecil hampir sama dengan keadaan daratan pulau tengah yaitu daratannya datar dengan mayoritas ditumbuhin pohon kelapa.

0 komentar:

Ketentuan Yang Berlaku


Peraturan dan Ketentuan

Kami sangat menyarankan apabila anda akan menggunakan paket wisata kami untuk membaca terlebih dahulu beberapa persyaratan agar tidak terjadi kesalahpahaman setelanya. Apabila anda menggunakan paket kami maka kami menganggap anda telah setuju dengan beberapa ketentuan dibawah ini.

1. CARA BOOKING
Kami menerima booking melalui semua contac kami ( bisa SMS, YM, atau Email ) dengan menginformasikan jumlah, tanggal, Booking akan di CANCEL jika dalam 10 hari setelah booking tidak membayar DP sebesar 40% dari total pembayaran. Pembayaran bisa melalui Transfer Bank ( bo rekening dapat di lihat pada bagian bawah ). Pelunasan dilakukan saat meting point ( dipelabuhan kartini jepara ).

2. PEMBATALAN
Jika peserta melakukan pembatalan H-7 maka akan di kenakan biaya 50% dari DP. Apabila pada Hari H keberangkatan terjadi pembatalan karena keadaan yang disebabkan oleh bencana alam/cuaca tidak memungkinkan/keadaan darurat diluar kekuasaan kami, maka Booking fee/pelunasan pembayaran akan dikembalikan 100% dan sgala kerugian karenanya ditanggung peserta.

Apabila terjadi keadaan darurat/force majour/cuaca tidak memungkinkan diluar kekuasaan kami untuk kepulauan pada hari yang telah disepakati, maka kami akan memberikan beberapa alternatif pilihan akomodasi sementara dan beban biaya menjadi tanggung peserta.

Booking fee atau Pelunasan pembayaran akan dikembalikan 100% apabila terjadi pembatalan ( H-7 ) oleh pihak karimunjawa backpaker karena sesuatu hal atau alasan teknis dari piha karimunjawa backpaker tidak menanggung biaya lain-lain yang telah dikeluarkan peserta.
Apabila peserta menginginkan perubahan dari paket wisata awal yang telah disepakati ke paket wisata lain maka pemberitahuan paling lambat 1 minggu sebelum keberangkatan. Jika lebih dari 7 hari sebelum hari H maka paket wisata tetap sesuai awal yang telah disepakati

3. KETENTUAN
Semua peserta sanggup untuk memenuhi aturan tertulis maupun tidak tertulis wilayah setempat, tidak membuang sampah atau sgala sesuatu dilautan karimunjawa dan turut serta menjaga lingkungan. Pihak karimunjawa backpaker hanya bersifat membantu dan tidak bertanggung jawab sepenuhnya atas kehilangan/kerugian/kerusakan yang disebabkan kelalaian atau ke tidak mampuan mengurus barang masing-masing.
karimunjawa backpaker, menyarankan, melarang, dan melaporkan peserta kepada pihak yang berwenang jika melakukan kegiatan yang berpotensi/merugikan lingkungan alam karimunjawa atau yang bertentangan dengan peraturan wisata. Demi keselamatan peserta  karimunjawa backpaker berhak menentukan dan mengalihkan tujuan tour bila kondisi alam tidak memungkinkan.

Karimunjawa backpaker berhak membatalkan tour dilaut dan menggantinya dengan tour darat apabila kndisi laut tidak bersahabat.

4. PERATURAN WISATA
  • Guide dari karimunjawa backpaker berhak menegur peserta membuang sampah sembarangan apalagi ke laut.
  • Jangan pernah menginjak terumbu karang, karena dapat merusak bahkan mematikan hidup terumbu karang.
  • Jangan membawa pulang hewan-hewan laut dari pulau karimunjawa.
  • Gunakan baju pelampung.
  • Selalu berdoa sebelum dan sesudah wisata
Semua peserta yang sudah melakukan booking dan pembayaran dianggap telah memahami dan menyetujui seluruh syarat dan ketentuan ini.

0 komentar:

Pulau Gandul

0 komentar:

Pulau Sambangan


 
Pulau Sambangan merupakan salah satu pulau yang sudah di kelola dengan baik oleh pemiliknya untuk budi daya terumbu karang dan juga ikan kerapu. Selain itu juga memiliki fasilitas lengkap seperti dermaga, wc, dan juga penginapan.

Posisi pulau Sambangan berdekatan dengan pulau Genting (pulau yang berpenduduk) dan juga pulau Seruni. Untuk ke pulau ini dari karimunjawa membutuhkan waktu kurang lebih 1.5 jam menyisiri perairan sebelah timur karimunjawa.

0 komentar:

Pulau Gosong




Pulau Gosong terletak di bagian timur pulau Karimunjawa. Pulau ini biasa di singgahi sehabis dari pulau tengah karna sejalan waktu mau kembali menuju pulau Karimunjawa. Pulau ini merupakan sebuah gundukan pasir ditengah laut yang berukuran 5x8 meter. Pulau ini hanya tampak ketika air laut sedang surut dan tenggelam ketika air laut sedang pasang. Untuk ke pulau ini kapal harus menambat tali kebatu karang ditengah laut. Disekitar pulau ini harus berhati-hati karena terdapat ikan batu (ripo) yang cukup berbahaya dan disarankan menggunakan alas kaki menuju pulau tersebut.

0 komentar:

Pulau Seruni

 
 
 
Pulau Seruni berada di sisi timur karimunjawa yang letaknya berdampingan dengan Pulau Genting dan Pulau Sambangan. Di antara ke 3 pulau ini terdapat gosongan (Pasir dan Terumbu Karang) yang luas sehingga menjadi pemandangan sangat bagus apabila di lihat dari perahu maupun dari pantai. Selain indah dan perpasir putih yang luas di Pulau Seruni banyak terdapat ikan nemo yang bisa untuk foto bareng karna letaknya tidak terlalu dalam. Karna banyaknya ikan nemo di sini Pulau Seruni sering di sebut sebagai surganya ikan nemo.
 
Kekurangannya di Pulau Seruni belum ada dermaga sehingga kapal wisata harus bersandar di tepi pasir pantai. Kapal kecil atau besar semua bisa bersandar sampai pulau jadi tidak perlu lagi jalan untuk menuju ke pulau. Selain belum ada dermaga Pulau Seruni hanya terdapat satu rumah yang di huni oleh penjaga pulau jadi agak susah apabila kita butuh apa-apa di sini.
 

0 komentar:

Pulau Cemara Besar



 
Pulau Cemara besar mempunyai luas sekitar 3,5 hektar. Pulau ini dimiliki oleh Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Tegal. Pulau ini tidak terdapat  penduduk yang menempatinya. Kondisi pantai berpasir putih dan daratan dipenuhi dengan pohon cemara serta keadaannya masih alami. Pantai di belakang pulau sangat berbahaya karena banyak terdapat ikan pari, disini diharapkan pengunjung mengunakan alas kaki untuk menuju pulau. Jika air laut sedang surut, akan muncul hamparan pasir putih panjang dan luas yang menjorok dari pulau ke laut, hamparan pasir menjorok inilah yang menjadi daya tarik terbesar pulau ini dan sangat bagus untuk spot berfoto ria.

Tidak terdapat dermaga kayu disini jadi untuk berlabuh dipulau ini kapal harus menambatkan tali ke batu karang atau bersandar ke pasir.
 

0 komentar:

Pulau Menjangan Kecil



Pulau Menjangan Kecil Memiliki Luas sekitar 46 hektar dan sudah dimiliki oleh PT. Awani Dream/pak Willy. Pantainya berpasir putih dengan keadaan daratan sudah cukup tertata rapi karena digunakan untuk penginapan yang berupa bungalo. Tedapat juga demaga kayu untuk besandarnya kapal wisata. Di samping kiri tedapat lokasi spot senorkling di bagian depan dan bagian samping pulau, spot snorkling berupa view ikan2 kecil yang banyak tapi untuk terumbu karang kurang bagus.

0 komentar:

Pulau Menjangan Besar

 
 
Pulau Menjangan Besar mempunyai luas sekitar 56 hektar tidak berpenduduk dan Sudah dimiliki oleh PT. Raja Besi. Pulau ini sangat wajib di kunjungi karna termasuk 7 pesona kepulauan karimunjawa. Terdapat penginapan yang di depannya langsung penangkaran hiu jadi setiap saat kita bisa berenang dengan hiu atau ikan lainnya seperti triger fish, kura-kura, barakuda, dll.

Penangkaran hiu di pulau Menjanga Besar terdiri dari 2 kolam, kolam pertama berisi hiu berusia muda berjumlah sekitar 10 ekor hiu dan kolam kedua hiu yang berusia tua berjumlah sekitar 15 ekor. terdapat juga tempat penetasan tukik dan 1 ekor elang jawa yang di tangkarkan. Untuk melihat sunset harus berjalan di balik pulau.

0 komentar:

Pulau Tegah


Pulau Tengah merupakan pulau yang wajib di kunjungi apabila kita wisata ke Karimunjawa. Pulaunya sangat indah dan sudah memiliki fasilitas yang lengkap (dermaga, wc dan lain-lain) dibandingkan dengan pulau-pulau di kepulauan Karimunjawa lainnya. Pulau ini sangat cocok sekali buat wisata keluarga dan juga bisa untuk belajar snorkling karena terdapat 2 buah spot snorkling didekat pulau ini.
Keadaan lautnya yang sejuk karena banyak pepohonan dan cottage menjadikan para wisatawan senang sekali berendam dan bermain pasir di pantainya. Pulau ini dimiliki oleh PT. Raja Besi dan ditempati oleh 2 orang suami istri sebagai penjaga dan perawat pulau. Luasnya sekitar 4 hektar dengan pantai berpasir putih dan sedikit ketengah merupakan karang berpasir. Bagi yang suka snorkling ada spot terumbu karang di depan dan di belakang pulau, keadaan geografis dasar spot terumbu karang landai dengan arus sedikit besar didasar lautnya. Apabila ingin berfoto dengan nemo, di sini merupakan tempat yang sangat cocok sekali karena banyak terdapat nemo dan ikan2 kecil di daerah spot snorkling dekat Pulau Tengah. Di pulau ini juga terdapat penangkaran hiu tapi masih dalam proses pengembangan. Keadaan daratan Pulau Tengah datar dengan mayoritas ditumbuhin pohon kelapa. Di pulau ini sudah dibangun dermaga kecil dari kayu sehingga kapal-kapal kecil/kapal nelayan bisa bersandar di pulau ini.
 

0 komentar:

Wisata Pulau

Karimunjawa merupakan salah satu kepulauan di Laut Jawa yang sekarang di kembangkan menjadi pesona wisata Taman Laut. Keadaan daerah Kepulauan Karimunjawa merupakan suatu dataran rendah pantai yang berpasir putih dan juga terletak di antara pulau-pulau besar di Indonesia. Ini mengakibatkan gelombang air laut Karimunjawa tidak terlalu tinggi seperti di laut selatan, sehingga sangat aman untuk dikunjungi. Di tengah perairan Karimunjawa terdapat banyak terumbu karang yang muncul di permukaan sehingga kita bisa melihat langsung dari atas perahu.
Pada awalnya kawasan Karimunjawa merupakan salah satu kawasan Cagar Alam Laut di Indonesia, dengan berkembangnya waktu Kepulauan Karimunjawa di putuskan menjadi Taman Nasional Karimunjawa dan sekarang ini menjadi salah satu tujuan wisatawan lokal maupun manca negara untuk berwisata. Berdasarkan legenda, Pulau Karimunjawa di temukan oleh Sunan Muria. Dari puncak Gunung Muria Sunan Muria melihat sebuah pulau yang nampak "kremun-kremun" (Bahasa Jawa). Akhirnya Sunan Muria memerintahkan putranya, Amir Hasan untuk memperdalam ilmu agama ke pulau yang di lihat "kremun-kremun" tersebut sehingga pulau tersebut dinamakan Pulau Karimun.
Keindahan atau pesona Kepulauan Karimunjawa terdapat pada beberapa faktor di antaranya sebagai berikut :
  1. Terdapat 27 pulau yang memiliki keunikan sendiri-sendiri dan semua berpasir putih yang membentang sepanjang pesisir pantai
  2. Memiliki kekayaan alam laut yang masih alami dan indah, seperti banyaknya terumbu karang dan biota laut di permukaan
  3. Terdapat penangkaran hiu yang kita bisa berenang di situ
  4. Terdapat penginapan di atas laut (Wisma Apung)
  5. Keramahan penduduk setempat yang tidak begitu mementingkan materi
  6. Letak yang strategis mudah di jangkau dari berbagai tempat karna terletak di tengah Pulau Jawa
  7. Keadaan perairan yang bening, bersih dan tidak bergelombang tinggi sehingga aman untuk di kunjungi para wisatawan


 
 

0 komentar:

Minggu, 26 Agustus 2012

Wisata Super Murah KarimunJawa


 Karimun Jawa, sebuah pengalaman luar biasa menurut saya pribadi ketika saya dan kawan-kawan bisa berpetualang ke pulau tersebut walaupun dengan dana yang pas-pas'an karena kami kawan-kawan sepakat bahwa liburan yang LAKI itu Backpacker, bukan liburan yang mewah wah wah seperti anak-anak orang kaya. hahaha..
Ekspedisi kali ini saya bersama kawan-kawan dari United Indonesia Jogjakarta, @RiccoBraight @BellyPratama14, @RooyNey10, @OkySyailendra dan @dafz2 dan di endorse oleh National geographic Indonesia. *Loh Ngarep* hahahaha..

Baiklah teman-teman kali ini saya ingin sedikit berbagi pengalaman Backpacker saya dan kawan-kawan selama di pulau karimun jawa.
Kalian mungkin berfikir kami menghabiskan banyak biaya untuk dapat pergi ke "Surga nya pulau jawa" ini, baik akomodasi maupun untuk biaya tour guide, sebagai catatan kami di sini tidak menggunakan tour guide apalagi paket liburan yang banyak di sediakan oleh para guide.

Perjalanan kami awali dari kota Jogjakarta (Jumat, 30 Desember 2011) dengan menggunakan travel seorang kenalan, tanpa basa-basi pun kami meluncur segera dengan Avanza plat KT ke semarang pada pukul 20.00, setelah sampai di semarang kami langsung heading menuju Jepara. (jogja - semarang 3 jam, semarang - jepara 3 jam) kurang lebih memakan waktu sekitar 6 jam perjalanan. dan kira-kira jam 2 malam kami sudah sampai di kota Jepara dan langsung menuju Dermaga Kartini Jepara untuk kemudian beristirahat sekaligus mengantri tiket kapal feri penyeberangan yang di buka pada pukul 6.30 pagi.

Sebagai catatan bagi teman-teman yang akan ke karimun, saya sarankan datang lebih awal ke Dermaga kartini di karenakan tiket penyeberangan di sediakan terbatas setiap harinya, tergantung dari kuota kapal yang bersangkutan, dan kebanyakan tiket sudah di borong oleh para tour guide untuk para customer mereka.
Setelah menunggu kira-kira 4 jam dari pukul 03.00 pagi akhirnya KMP Muria yang kami tumpangi berangkat juga menuju ke pulau karimun, lama perjalanan dari Dermaga Kartini ke Pulau Karimun adalah 6 jam, * you know what i mean*.. Sebuah perjuangan yang cukup melelahkan untuk dapat melihat dan mencicipi surganya pulau jawa ini, tapi semua itu terbayarkan nantinya, *Believe me*.


Setelah kurang lebih 6 jam kami menghabiskan waktu di atas Feri akhirnya kami sampai juga di pulau karimun, awalnya kebingungan karena kami tidak tahu harus kemana, dan lebih parah lagi kami tidak menggunakan jasa guide dan alhasil kami tanpa guide disana, namun kami tidak kehabisan akal, ceritanya pada saat hendak berangkat kami kehabisan tiket Feri, dan berhasil naik ke kapal tersebut dengan membeli tiket dari seorang calo (lebih mahal 4 ribu rupiah saja), sebut saja kuntet, nah melalui kuntet ini juga kami akhirnya mendapatkan pertolongan berupa rekomendasi di mana seharusnya kami menginap dan lain-lain.

kami memilih untuk menginap di homestay, kami mengambil ruang tamu yang tidak terpakai, karena kebetulan pula kami semua laki-laki, biayanya 20ribu /malam. dan untuk makan di sediakan oleh homestay yang bersangkutan dengan menambah biaya sebesar 10ribu/ 1x makan dengan porsi sepuasnya.

Setelah semua save, tempat menginap dan makan, tawaran datang lagi dari mas kuntet untuk mengikuti tour wisata laut ke pulau2 sekitar karimun, tidak seperti turis-turis yang lain kami tidak harus mengeluarkan kocek yang terlalu dalam untuk wisata laut ini karena kami tidak menggunakan paket wisata yang banyak di tawarkan.

Untuk wisata laut mas kuntet hanya mengenakan tarif sebesar 100ribu /orang untuk tour ke 4 pulau di bagian barat karimun, sudah termasuk sewa kapal, sewa alat snorkling, makan siang barbeque di pulau ke 3. murah bukan! sangat berbeda jauh dengan tarif anak-anak yang menggunakan jasa paketan daripada Backpacker. :D

Rincian Biaya
80.000 x 2 (travel pulang-pergi)
35.000 (tiket Feri berangkat)
20.000 (homestay 2 malam)
100.000 (wisata laut)
10.000 (makan 5 kali)
31.000 (tiket Feri pulang)
_______________________ +

Total = Rp. 416.000





 
 
 
 
 
 
 
 












Saya jamin kalian pada ngiler melihat foto-foto kami di atas :p karena bagi saya, pengalaman snorkling, pengalaman melihat dunia bawah laut itu benar-benar sebuah moment yang cukup luar biasa, tentunya patut untuk kalian coba juga.

Semoga sedikit dari cerita saya dan kawan-kawan ini dapat bermanfaat bagi kalian para kawan-kawan Backpacker yang berencana ke Kepulauan Karimun Jawa. Wassalam..











0 komentar:

Karimunjawa Wisata Advanture


 
Keindahan panorama alam seperti terumbu karang, rumput laut, dan padang lamun dengan biota laut yang beraneka ragam, hutan mangrove, gunung dan sisa hutan tropis dataran rendah, semuanya dalam hamparan yang masih alami sehingga menjadikan kepulauan Karimunjawa sebagai Taman Nasional Laut. Kepulauan ini secara administratif merupakan kecamatan dari wilayah kabupaten Jepara, yang berlokasi sekitar 45 mil arah barat laut kota Jepara. Luas wilayah teritorial Karimunjawa adalah 107.225 ha, sebagian besar berupa lautan (100.105 ha), luas daratannya sendiri adalah 7.120 ha. Daerah ini beriklim tropis yang dipengaruhi oleh angin laut yang bertiup sepanjang hari dengan suhu rata-rata 26 s.d. 30 derajat Celcius, dengan suhu minimum 22 derajat Celcius dan suhu maksimum 34 derajat Celcius. Kekayaan flora dan fauna Karimunjawa membuatnya menjadi begitu mempesona. Daerah ini memiliki beberapa jenis ekosistem flora, yaitu ekosistem terumbu karang, hutan mangrove (padang lamun), hutan pantai, dan hutan dataran rendah. Di sisi lain, fauna pun bervariasi, seperti rusa dan kera ekor panjang maupun fauna akuatik yang terdiri atas 242 jenis ikan hias dan 133 genera akuatik. Selain itu, di lokasi ini terdapat pula jenis fauna langka yang berhabitat di pulau Burung dan pulau Geleang, seperti burung elang laut dada putih serta dua jenis penyu, yaitu penyu sisik dan penyu hijau.
 
Legenda nyamplungan
 
Nama Karimun menurut cerita rakyat setempat tidak terlepas dari sosok sunan Nyamplung, yangbernama asli Syech Amir Hasan, putera dari sunan Muria. Sedari kecil, ia hidup dimanja sehingga ketika beranjak dewasa, ia menjadi cenderung nakal. Sunan Muria sudah berusaha mendidik puterany tersebut agar menjadi lebih baik, tetapi selalu gagal. Akhirnya sunan Muria menitipkan puteranya kepada sunan Kudus, dengan harapan menjadi lebih baik. Di bawah bimbingan sunan Kudus, Amir Hasan memang menjadi pribadi yang lebih baik dan taat, sehingga ia dikembalikan kepada keluarganya. Tetapi setelah berkumpul kembali dengan keluarganya, perilaku Amir Hasan kembali seperti semula. Sunan Muria merasa prihatin, dan akhirnya memerintahkan puteranya tersebut untuk turun gunung Muria dan mengamalkan ilmu agama di pulau yang nampak "kremun-kremun" (tidak jelas) bila dilihat dari gunung Muria. Dan sunan Muria pun mengatakan bahwa Amir Hasan tidak boleh kembali ke pulau Jawa sebelum tugasnya selesai. Dengan berbekal 2 buah biji Nyamplung untuk ditanam di pulau tujuan, dan mustaka masjid (sampai saat ini masih berada di kompleks makam sunan Nyamplungan), serta ditemani oleh 2 orang abdi, akhirnya Amir Hasan pun memulai perjalannya. Setelah sampai dan menemukan tempat yang cocok untuk ditinggali, Amir Hasan kemudian menanam 2 buah biji Nyamplung yang dibawanya dari pulau Jawa. Tanaman yang tumbuh dari kedua biji Nyamplung inilah yang sekarang dikenal sebagai pohon Nyamplung, dan lokasinya diberi nama dukuh Nymplung.
 
Penduduk
 
Penduduk kepulauan Karimunjawa terdiri atas beberapa suku yang memiliki identitas tersendiri seperti bentuk rumah adat yang khas. Suku-suku yang mendiami kepulauan Karimunjawa adalah suku Jawa, Bugis Makasar, dan Madura. Masyarakat Jawa banyak tinggal di dukuh Karimun, dukuh Legon Lele, dukuh Nyamplungan, dan dukuh Mrican. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat Jawa adalah bertani dan membuat industri rumah tangga, seperti batu bata merah dan minyak kelapa. Masyarakat
Bugis Makasar sebagian besar bertempat tinggal di pulau Kemujan, dukuh Batu Lawang, dukuh LegonGede, dan dukuh Tlogo. Masyarakat Bugis terkenal sebagai pelaut yang ulung, oleh karena itu sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan. Selain itu, tenun sarung Bugis juga merupakan kekhasan yang lain dari masyarakat Bugis. Hampir sama dengan masyarakat Bugis, masyarakat Madura pun sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Selain itu, mereka pun memiliki kemampuan membuat ikan kering sebagai industri rumah tangga.

Dayatarik Wisawa
 
Dengan alamnya yang indah dan relatif masih murni, Karimunjawa menawarkan daya tarik wisata alam yang indah, yaitu wisata bahari dan wisata petualangan alam. Selain alam yang indah, penduduk Karimunjawa yang multietnis membuat kawasan ini pun menarik untuk disimak erbagai keunikan budaya dan tradisinya. Wisata bahari menawarkan berbagai kegiatan wisata dan olahraga yang berhubungan dengan alam kepulauan Karimunjawa. Beberapa aktifitas wisata dan olahraga yang dapat dilakukan di kawasan ini adalah sebagai berikut.
 
Menyelam
 
Kegiatan ini dapat dilakukan di sebelah utara dan barat pulau Karimunjawa, sebelah timur pulau Menjangan Besar, sekitar pulau Menjangan Kecil, sebelah selatan dan barat pulau Geleang, sebelah barat pulau Bengkoang, sebelah barat pulau parang, sebelah timur pulau Kembar, sekitar pulau Katang, sebelah utara dan timur pulau Krakal Kecil, dan sebelah barat pulau Kumbang.
 
Snorkling
 
Aktifitas ini dapat dilakukan di pulau Menjangan Besar dan Menjangan Kecil, sebelah barat pulau Bengkoang, sekitar pulau Kembar, sebelah utara dan timur pulau Krakal Kecil.
 
Memancing
 
Memancing dapat dilakukan di sekitar pulau Menjangan Besar dan Kecil, pulau Menyawakan, pulau Tengah, pulau Kemujan, pulau Parang, sekitar pulau Kembar, dan sebelah barat pulau Bengkoang.
 
Berenang
 
Lokasi yang dapat dipakai untuk melakukan aktifitas ini antara lain di sebelah timur dan selatan pulau Karimunjawa, bagian selatan dan barat pulau Menjangan Kecil, bagian barat pulau Tengah, sekitar pulau Parang, pulau Kembar, dan pulau Kumbang.
 
Berjemur
 
Hampir seluruh pantai di kepulauan Karimunjawa berpasir putih dengan garis pantai yang cukup panjang. Kondisi ini menyebabkan kawasan pantai menjadi kawasan yang cocok untuk melakukan kegiatan berjemur (mandi matahari), bermain pasir, dan menyaksikan keindahan pemandangan matahari terbenam atau terbit.
 
Menjelajah laut
 

Bagi yang tidak dapat berenang dan menyelam, tersedia kapal yang dilengkapi dengan kaca pada bagian bawahnya (glass bottom boat) untuk menyaksikan keindahan bawah laut Karimunjawa.
 















 Melihat akuarium air laut
 
Di pulau Menjangan Besar terdapat area yang memiliki fasilitas akuarium air laut. Di sini, kita dapat menikmati keindahan ikan hias dan kehidupan ikan hiu serta ikan-ikan lainnya dengan nuansa khas yang tidak dapat ditemui di tempat lain.
Selain alamnya, faktor penduduk dan tradisinya membuat kepulauan Karimunjawa memiliki daya tarik wisata budaya dan ziarah. Berbagai atraksi budaya terdapat di kawasan ini, seperti reog (kuda lumping), pencak silat, rebana, dan gamelan Jawa. Ada juga atraksi-atraksi yang dilakukan secara rutin oleh masyarakat setempat, misalnya pelepasan penyu, upacara pelepasan perahu, dan khoul sunan Nyamplungan (peringatan satu Suro). Legenda Nyamplungan membuat kawasan ini menarik untuk dikunjungi oleh para peziarah yang ingin mendatangi makam sunan Nyamplungan dan peninggalan-peninggalannya.
 
Cideramata
 
Berbagai macam barang kerajinan yang sebagian besar terbuat dari kayu-kayu langka, seperti kayu Setigi, kayu Dewadaru, dan kayu Kalimasada merupakan keunikan tersendiri dari kepualauan Karimunjawa. Hasil-hasil kerajinan yang lain berupa tongkat, keris, dan tasbih. Selain hasil kerajinan, di kepulauan ini juga terdapat barang-barang cinderamata lainnya berupa hasil industri rumah tangga, seperti kaus, topi, ikan teri, ikan asin, jenang, makanan olahan dari rumput laut, dan minyak kelapa.Barang-barang kerajinan ini dapat dengan mudah diperoleh di toko-toko penjual barang-barang cinderamata yang berada di pusat kota Karimunjawa. Untuk kerajinan kayu, ada beberapa lokasi sebagai pusat kerajinan kayu sebagai tempat pemesanan,
yaitu sebagai berikut :
-  Pusat Kerajinan Al Badri, desa Legon Cikmas
- Labiki, jalan Kapuran, pulau Karimunjawa.
 
Sarana Akomodasi
 
Di kawasan kepulauan Karimunjawa telah tersedia beragam jenis penginapan yang cukup memadai, mulai dari jenis pondok tinggal, wisma, pondok apung, sampai hotel. Tarifnya cukup bervariasi, mulai dari Rp 40.000,- sampai Rp 300.000,- (data sampai tahun 2006). Sarana akomodasi ini tersebar di pulau Karimunjawa, pulau Menjangan Besar, pulau Tengah, dan pulau Menyawakan. Berikut ini disajikan beberapa informasi akomodasi yang ada di kepulauan Karimunjawa.
 
Sarana Transportasi
 
Laut
Karimunjawa dapat dicapai dari Semarang lewat pelabuhan Tanjung Mas, dan dari Jepara lewat pelabuhan Kartini.
-          Dari Semarang (pelabuhan Tanjung Mas) KMC Kartini I, berangkat setiap hari Sabtu, pukul 9.00 WIB dan Senin, pukul 7.00 WIB.
-          Dari Jepara (pelabuhan Kartini) brgkt setiap hari Senin, pukul 10.00 WIB. Bila menggunakan KMP Muria, berangkat setiap hari Sabtu, pukul 9.00 WIB. dan Rabu, pukul 9.00 WIB.

Sedangkan arus balik dari Karimunjawa,
-          Setiap hari Minggu, pukul 14.00 WIB dan setiap hari Selasa, pukul 9.00 WIB.
-          Apabila menggunakan KMP Muria, berangkat setiap hari Senin dan Kamis, pukul 9.00 WIB.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi alamat berikut.
KMC Kartini I
Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi Propinsi Jawa Tengah
Jalan Pamularsih no.28 Semarang Telepon (+62-24)7602952 Fax (+62-24)7622536
KMP Muria
PT ASDP cabang Jepara Jalan Kolonel Sugiono no.290 Jepara Telepon (+62-291)591048
Sedangkan untuk tarif pelayaran (data tahun 2006) adalah sebagai berikut.
Semarang-Karimunjawa
Kelas Bisnis, Rp 108.000,-
Kelas Eksekutif, Rp 128.000,-
Jepara-Karimunjawa
Kelas Bisnis, Rp 63.000,-
Kelas Eksekutif, Rp 83.000,-
Selain pelayaran menuju kepulauan Karimunjawa, tersedia pula sarana transportasi antarpulaudikepulauan Karimunjawa. Sarana transportasi tersebut ditujukan sebagai sarana perjalanan wisata, yang berupa perahu motor sewaan. Tarif yang berlaku (data tahun 2006) berkisar antara Rp 250.00,- sampai dengan Rp 450.000,- tergantung jarak tempuh dan lama pemakaian.
Udara
Perjalanan udara menuju Karimunjawa dapat ditempuh dari bandara Ahmad Yani, Semarang,dengan pesawat sewa jenis CASSA 212 yang disediakan oleh Kura-kura Resort. Waktu tempuh kurang lebih tiga puluh menit dari bandara Ahmad Yani ke lapangan udara Dewadaru, Karimunjawa.
Sarana Telekomunikasi
  
Kepulauan Karimunjawa telah dilengkapi jaringan telekomunikasi yang didukung oleh PT Telkom. Dengan adanya fasilitas ini, berkomunikasi lewat telepon baik nasional maupun internasional dapat dilakukan. Untuk jaringan telepon seluler, saat ini telah tersedia jaringan dari Telkomsel, dan dalam waktu dekat akan masuk operator seluler lainnya..
 
 
Sarana Kesehatan   
 
Kawasan Karimunjawa juga telah dilengkapi oleh banyak pos-pos kesehatan yang didukung oleh tenaga medis yang memadai. Dengan adanya pos-pos kesehatan ini, diharapkan fasilitas pertolongan pertama terhadap korban musibah dapat cepat dilakukan.

Biro Perjalanan.
pipi.karimunjawa@yahoo.co.id
 0 8 5 7 4 0 6 8 3 1 2 9 atau  (+62- 2 9 1) 3 3 3 3 2 1 6
 
Pusat Informasi Pariwisata      
- Dinas Pariwisata Kabupaten Jepara
Jalan A.R. Hakim no.51, Jepara Telepon: (+62-291)591219
- Balai Pelayanan Informasi dan Pengelolaan Sarana Pariwisata
Dinas Pariwisata Propinsi Jawa Tengah
Jl. Pemuda No. 136 Semarang - 50138 Jawa Tengah- Indonesia
Telp. : +62-24-354 6001
Fax : +62-24- 3557119
Website: http://www.central-java-tourism.com
Email: tourism@central-java-tourism.com

Hubungi Kami    
- Dinas Pariwisata Kabupaten Jepara
Jalan A.R. Hakim no.51, Jepara Telepon: (+62-291)591219
- Balai Pelayanan Informasi dan Pengelolaan Sarana Pariwisata
Dinas Pariwisata Propinsi Jawa Tengah
Jalan Madukoro Blok BB, Semarang Telepon: (+62-24)7608570
Website: http://www.central-java-tourism.com Email: tourism@smg.bit.net.id
 
 
 
 
 
 
 


0 komentar: